Sabtu, 24 April 2010
9 days wonder - akeboshi lyric
As the sun goes down
As time goes by a sketch of life
On the wall worn out
One day she said in the usual tone
That I don't shine anymore
So I laughed and said "Can you bring it back?"
She stands alone watching the leaves fall
So many places, so many ways
But there's no way home, nowhere I belong
So many faces fade away
And then life goes on
So many places, so many ways
But there's no way home, nowhere I belong
Off the rails dream away
The amber lights flicker out
An old soldier lives in the dark
Says the light only causes pain
Now I don't listen to him this time
I packes my bag and I walk to the bus stop
Stars start falling down like a yellow rain, like fire-works
I stand alone watching the stars fall
So many places, so many ways
But there's no way home, nowhere I belong
So many faces fade away
And then life goes on
So many places, so many ways
But there's no way home, nowhere I belong
So many faces fade away
And then life goes on
[instrumental]
Still living in a world we know
Still living in a world we know
Still living in a world we know
Still living in a world we know
Hold on there
And then life goes on
Still living in a world we know
Still living in a world we know
Still living in a world we know
Still living in a world we know
Hold on there
And then life goes on
Kamis, 22 April 2010
MELON:::… Buah Murah yang Berkasiat
Buah ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan yang sangat hebat sebagai pencegah penyakit
Mesokarpnya atau daging buahnya itu mengandung ±95%, yang memberi rasa dingin dan efek menyejukkan yang dapat meredamkan rasa panas dalam lambung. Melon memiliki banyak vitamin ABC serta protein, kalsium, and fosfor. Kandungan mineralnya berguna untuk menghilangkan keasaman tubuh(yang mengganggu system pencernaan, khususon lambung) and menyembuhkan sembelit.
Kandungan nutrisi buah melon adalah ±15,00 mg kalsium; ±25,00 mg fosfor; ± 0,5 mg besi; ±34 mg Vitamin C; ±640 mg I.U Vitamin A; dan ±0,03 mg Vitamin B1. Buah melon mengandung antikoagulan yang disebut dengan adenosine yang mampu menghentikan penggumpalan sel darah yang dapat memicu timbulnya penyakit stroke atau jantung. Sementara itu, kandungan karotenoid buah melon yang tinggi yang dapat mencegah kanker dan menurunkan resiko serangan kanker paru-paru karena merupakan senyawa utama penyerang penyakit kanker.
Buah melon mempunyai daya diuretik yang sangat baik sehingga bisa menyembuhkan penyakit ginjal dan penyakit eksim yang parah dan akut. buah melon juga dapat menumpas penyakit asam urat. Jadi ada baiknya mengkonsumsi buah melon sehari sekali secara rutin pada pagi hari.
Jadi kesimpulannya, manfaat buah melon bagi kesehatan tubuh kita adalah:
1. Sebagai antikanker.
2. Membantu sistem pembuangan dengan mencegah sembelit.
3. Menurunkan resiko serangan penyakit jantung dan stroke.
4. Mencegah penggumpalan darah.
5. Menurunkan resiko penyakit ginjal.
6. Menyembuhkan penyakit eksim.
7. Mencegah dan menyembuhkan panas dalam.
Makan Melon = Minum Air
Tubuh kita 60% terdiri atas air. Agar tubuh bisa berfungsi lancar, kita dianjurkan minum dua liter air per hari. Selain dari air minum, buah dan sayuran mengandung air dalam jumlah besar, lho. Termasuk melon dan semangka. Jika kita makan 100 gram melon, 91%-nya adalah air. Jika dimakan, air buah melon dengan mudah diserap tubuh kita, beserta vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya.
-------------------------------------------
Buah & Sayur Kadar air (%)
-------------------------------------------
Cabe Hijau 94
Semangka 93
Tomat 93
Melon 91
Pepaya 89
Bawang bombay 89
Jeruk Orange 86
Apel 85
Pear 82
Pisang 76
Jagung manis 74
Kamis, 25 Maret 2010
(orang XP)mati karena sinar matahari!
Sinar matahari sangat dibutuhkan oleh manusia dan makhluk lainya, betul ga??Mungkinkah seseorang bisa mati karena sinar matahari???
anything is possible!!
Penahkah kalian mendengar tentang penyakit (XP) Xeroderma pigmentosum
Kalau saja belum, let’s check it out!!
Anda pernah tahu penyakit yang sangat rentan terhadap sinar matahari?? sehingga seluruh jendela rumah tertutup rapat oleh gordeyn tebal saat matahari terbit hingga terbenam. Dan apabila ingin keluar rumah pada siang hari anda harus memakai baju khusus. Bisakah anda bayangkan…?
Xeroderma pigmentosum (XP) merupakan penyakit kulit yang rentan terhadap sinar matahari, penyakit ini adalah penyakit yang langka dan ditransmisikan melalui sifat resesif pada autosom berupa kerusakan pada mekanisme perbaikan DNA.Ditandai dengan perubahan warna pigmen, penuaan kulit dini dan tumor ganas, hal ini disebabkan oleh hipersensitivitas selular untuk ultraviolet (UV) radiasi yang dihasilkan dari suatu cacat dalam perbaikan DNA.
- Pada umumnya orang jepang memiliki resiko 6x lebih besar terkena XP (xenoderma pigmentosum)

Jika terkena sinar Matahari, sel-sel kulit akan rusak. Freckles (bercak-bercak hitam) akan muncul di bagian-bagian kulit yang terbuka dan hanya muncul di bagian kulit yang tidak tertutup oleh pakaian.
Misalnya, wajah, leher, lengan, atau tungkai. Di bagian yang terlindung dari sinar Matahari (misalnya di dada dan perut), kulit tidak mengalami masalah apa-apa.
Bercak-bercak hitam ini memang tidak terasa gatal atau sakit. Tapi jika kulit terus-menerus dibiarkan terpapar sinar Matahari, masalahnya bisa menjadi serius. Penyakit bisa berkembang menjadi kanker kulit.
- Pada umumnya penderita XP (xenoderma pigmentosum) 60% hanya hidup sampai usia 20 tahun.
Penyebabnya adalah, karena pernikahan sekerabat.Penyakit ini bersifat genetik. Tidak menular, melainkan menurun dari orangtua kepada anak. Namun, ini tidak berarti penderita XP pasti orangtuanya juga menderita XP.
Karena XP merupakan penyakit bawaan, penderita sudah mengidap penyakit ini sejak lahir. Namun, pada tahun pertama, bayi dengan kelainan XP bisa saja belum menunjukkan gejala sakit.
Biasanya penyakit ini mulai terdeteksi pada saat bayi berusia 1 – 2 tahun. Pada usia ini, kulit bayi mulai menunjukkan bercak-bercak hitam jika terkena sinar Matahari.
Jumat, 08 Januari 2010
Giant Planet Story adalah Cerita Tata Surya
Dengan ilmu pengetahuan suite instrumen, Juno akan menyelidiki keberadaan planet inti yang solid, peta Jupiter medan magnet yang kuat, mengukur jumlah air dan amonia di dalam atmosfer, dan mengamati aurora planet.
Juno akan membiarkan kita mengambil langkah raksasa ke depan dalam pemahaman kita tentang bagaimana planet-planet raksasa bentuk dan peran yang dimainkan dalam raksasa ini menyatukan seluruh tata surya.
Jupiter's Origins dan Interior
Artis konsep tata surya muda Artis konsep sistem bintang muda yang serupa dengan kita sendiri.
T. Pyle (SSC) Teori-teori tentang pembentukan tata surya semuanya dimulai dengan runtuhnya raksasa awan gas dan debu, atau nebula, sebagian besar bayi yang membentuk matahari. Seperti matahari, Jupiter sebagian besar hidrogen dan helium, sehingga harus telah terbentuk awal, menangkap sebagian besar bahan kiri setelah kami datang untuk menjadi bintang. Bagaimana hal ini terjadi, bagaimanapun, adalah jelas. Apakah inti planet besar bentuk gravitasi pertama dan menangkap semua yang gas, atau apakah daerah yang tidak stabil di dalam nebula runtuh, memicu pembentukan planet? Perbedaan antara skenario ini sangat besar.
Bahkan lebih penting lagi, komposisi dan peranan planetesimals dingin, atau proto-planet kecil, dalam pembentukan planet tergantung pada keseimbangan - dan dengan mereka, asal-usul Bumi dan planet-planet terestrial lainnya. Planetesimals dingin mungkin adalah pembawa bahan-bahan seperti air dan senyawa karbon yang merupakan blok bangunan dasar kehidupan.
Tidak seperti Bumi, massa raksasa Jupiter diperbolehkan untuk memegang komposisi aslinya, menyediakan kami dengan cara melacak sistem tata surya kita sejarah. Juno akan mengukur jumlah air dan amonia di atmosfer Jupiter dan planet menentukan apakah benar-benar mempunyai inti yang solid, penyelesaian secara langsung asal-usul planet raksasa ini dan dengan demikian sistem tata surya. Dengan memetakan Jupiter gravitasi dan medan magnet, Juno akan mengungkap struktur interior planet dan mengukur massa inti.
Atmosfer
Bagaimana Jupiter dalam zona berwarna-warni, ikat pinggang, dan fitur lain menembus adalah salah satu yang paling menonjol pertanyaan mendasar tentang planet raksasa. Juno akan menentukan struktur global dan pergerakan atmosfer planet di bawah puncak-puncak awan untuk pertama kalinya, pemetaan variasi dalam komposisi atmosfer, suhu, awan dan pola-pola gerakan ke kedalaman belum pernah terjadi sebelumnya.
Magnetosfer
Jauh di dalam atmosfer Jupiter, di bawah tekanan besar, gas hidrogen diperas ke dalam cairan yang dikenal sebagai hidrogen metalik. Pada kedalaman besar ini, hidrogen bertindak seperti listrik dari logam yang diyakini sebagai sumber planet medan magnet kuat. Lingkungan magnet yang kuat ini menciptakan aurora paling terang dalam sistem tata surya kita, sebagai presipitat partikel bermuatan ke dalam atmosfer planet. Juno akan langsung sampel partikel bermuatan dan medan magnet Jupiter di dekat kutub untuk pertama kalinya, sekaligus mengamati aurora di sinar ultraviolet yang dihasilkan oleh jumlah energi yang luar biasa menabrak daerah kutub. Penyelidikan ini akan sangat meningkatkan pemahaman kita tentang fenomena yang luar biasa ini, dan juga dari benda magnetik yang sama, seperti bintang-bintang muda dengan sistem planet mereka sendiri.
Juno's Mythical Connection
Dalam mitologi Yunani dan Romawi, Jupiter menarik selubung awan di sekitar dirinya untuk menyembunyikan kerusakan. Itu istri Jupiter, dewi Juno, yang mampu mengintip melalui awan dan mengungkapkan sifat sejati Jupiter. The Juno pesawat ruang angkasa juga akan melihat awan di bawah untuk melihat apa planet adalah sampai, tidak mencari tanda-tanda kenakalan, tapi membantu kita untuk memahami struktur planet dan sejarah.
Antar Juno Juno antar lintasan lintasan.
* Peluncuran - Agustus 2011
* Flyby gravitasi bumi membantu - Oktober 2013
* Jupiter kedatangan - Agustus 2016
* End of misi (deorbit) - Oktober 2017
The Juno misi spacecraft kedua di bawah NASA's New Frontiers Program. Yang pertama adalah Pluto New Horizons misi, diluncurkan pada Januari 2006 dan dijadwalkan untuk mencapai bulan Pluto Charon pada tahun 2015. Program ini memberikan kesempatan untuk melaksanakan beberapa misi kelas menengah diidentifikasi sebagai prioritas tujuan dalam Eksplorasi Tata Surya Decadal Survey, yang dilakukan oleh Dewan Studi Ruang Dewan Riset Nasional di Washington.
NASA's Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California, mengelola misi Juno. Penyelidik Kepala Sekolah adalah Dr Scott Bolton dari Southwest Research Institute di San Antonio, Texas. Lockheed Martin dari Denver membangun pesawat ruang angkasa. The Italian Space Agency adalah kontribusi instrumen spektrometer inframerah dan sebagian dari ilmu radio percobaan.
Black Hole
Karakteristik lubang hitam
Gaya gravitasi yang kuat di dekat sebuah lubang hitam karena semua masalah lubang hitam terkonsentrasi pada satu titik di pusatnya. Fisikawan menyebut titik a singularitas. Hal ini diyakini akan jauh lebih kecil daripada inti atom.
Permukaan lubang hitam ini dikenal sebagai cakrawala peristiwa. Ini bukan permukaan normal bahwa Anda bisa melihat atau menyentuh. Pada acara cakrawala, daya tarik gravitasi kuat menjadi tak terhingga. Jadi, sebuah benda dapat berada di sana hanya sekejap seperti terjun ke dalam dengan kecepatan cahaya.
Astronom menggunakan jari-jari cakrawala peristiwa untuk menentukan ukuran lubang hitam. Jari-jari lubang hitam diukur dalam kilometer sama dengan tiga kali jumlah massa matahari materi dalam lubang hitam. Satu surya massa adalah massa (jumlah materi) dari matahari.
Tidak seorang pun belum menemukan lubang hitam dengan pasti. Untuk membuktikan bahwa objek yang kompak adalah lubang hitam, ilmuwan harus mengukur efek yang hanya lubang hitam dapat menghasilkan. Dua efek tersebut akan menjadi parah membungkuk dari sinar dan ekstrem memperlambat waktu. Tetapi para ahli astronomi telah menemukan benda-benda yang kompak hampir pasti lubang hitam. Para astronom menyebut objek-objek ini hanya sebagai "lubang hitam" meskipun jumlah kecil ketidakpastian. Sisa artikel berikut ini bahwa praktek.
Pembentukan lubang hitam
Menurut relativitas umum, lubang hitam dapat terbentuk ketika sebuah bintang masif kehabisan bahan bakar nuklir dan hancur oleh gaya gravitasi sendiri. Sementara bintang membakar bahan bakar, itu menciptakan sebuah dorongan yang luar loket batin tarik gravitasi. Ketika tak ada sisa-sisa bahan bakar, bintang tidak dapat lagi menopang beratnya sendiri. Sebagai hasilnya, inti dari bintang runtuh. Jika massa inti adalah tiga atau lebih massa matahari, inti runtuh ke dalam singularitas dalam sepersekian detik.
Galactic black hole
Kebanyakan astronom percaya bahwa Bima Sakti Galaxy - galaksi di mana tata surya kita berada - berisi jutaan lubang hitam. Para ilmuwan telah menemukan sejumlah lubang hitam di Bima Sakti. Objek ini berada dalam biner bintang yang mengeluarkan sinar-X. Sebuah bintang biner adalah sepasang bintang yang mengorbit satu sama lain.
Dalam sistem biner yang mengandung lubang hitam, bahwa obyek dan normal, mengorbit bintang terlihat erat satu sama lain. Akibatnya, lubang hitam strip gas dari bintang normal, dan gas jatuh keras ke arah lubang hitam. Gesekan antara atom-atom gas memanaskan gas di dekat cakrawala peristiwa untuk beberapa juta derajat. Akibatnya, energi terpancar dari gas sinar-X. Para astronom telah mendeteksi radiasi ini dengan sinar-X teleskop.
Para astronom percaya bahwa sejumlah sistem bintang biner mengandung lubang hitam karena dua alasan: (1) Setiap sistem adalah sumber variabel intens dan sinar-X. Adanya sinar ini membuktikan bahwa sistem yang kompak berisi bintang - baik lubang hitam atau obyek yang kurang kompak yang disebut bintang neutron. (2) mengorbit bintang terlihat kompak seperti objek pada kecepatan tinggi bahwa objek harus lebih besar dari tiga kali massa matahari.
Lubang hitam supermasif
Para ilmuwan percaya bahwa kebanyakan galaksi mempunyai lubang hitam supermasif di pusat. Massa masing-masing objek dianggap antara 1 juta dan 1 milyar massa matahari. Para astronom menduga bahwa lubang hitam supermasif terbentuk beberapa milyar tahun lalu dari gas yang menumpuk di pusat-pusat galaksi.
Ada bukti kuat bahwa sebuah lubang hitam supermasif terletak di pusat Bima Sakti. Para astronom percaya ini lubang hitam adalah sumber gelombang radio yang dikenal sebagai Sagittarius A * (SgrA *). Indikasi yang paling jelas bahwa SgrA * adalah sebuah lubang hitam supermasif adalah gerakan cepat bintang-bintang di sekelilingnya. Tercepat dari bintang-bintang ini muncul untuk mengorbit SgrA * setiap 15,2 tahun pada kecepatan yang mencapai sekitar 3.100 mil (5.000 kilometer) per detik. Gerak bintang telah membawa para astronom untuk menyimpulkan bahwa sebuah objek beberapa juta kali lebih besar sebagai matahari harus terletak di dalam orbit bintang. Yang hanya dikenal objek yang dapat yang besar dan muat di dalam orbit bintang adalah lubang hitam.
bulan Jupiter

Pada tanggal 7 Januari 1610, Galileo Galilei's perbaikan pada teleskop memungkinkan manusia untuk melihat Jupiter empat bulan terbesar untuk pertama kalinya. Io, Europa, Ganymede dan Callisto - yang disebut satelit Galilea - dilihat oleh Long Range Reconnaissance Imager di New Horizons flyby pesawat selama Jupiter pada akhir Februari 2007. Gambar yang telah diukur untuk mewakili ukuran relatif sejati dari empat bulan dan disusun dalam urutan dari Jupiter.
Io menjadi terkenal vulkanik aktif, yang New Horizons dipelajari secara ekstensif. Di sisi lain, Europa yang halus, dingin cenderung menutupi permukaan lautan air cair. New Horizons diperoleh data pada permukaan Europa tergambar komposisi dan fitur permukaan halus, dan analisis data tersebut dapat memberikan informasi baru tentang laut dan kerang dingin yang menutupnya.
New Horizons Ganymede mengintip dari 2,2 juta mil jauhnya. Ganymede, bulan terbesar di tata surya, memiliki permukaan es kotor dipotong oleh patah tulang dan dibumbui oleh dampak kawah. New Horizons 'pengamatan inframerah dapat memberikan pemahaman tentang komposisi permukaan bulan dan interior.
Para ilmuwan menggunakan spektrum inframerah dari New Horizons berkumpul kuno Callisto, kawah permukaan untuk mengkalibrasi analisa spektral teknik yang akan membantu mereka untuk memahami permukaan bulan Pluto dan Charon ketika New Horizons melintas mereka pada tahun 2015.
supernova

gambar bintang setelah dan sebelum meledak
Supernova adalah ledakan dari suatu bintang di galaksi yang memancarkan energi yang teramat besar. Peristiwa supernova ini menandai berakhirnya riwayat suatu bintang. Bintang yang mengalami supernova akan tampak sangat cemerlang dan bahkan kecemerlangannya bisa mencapai ratusan juta kali cahaya bintang tersebut semula.
Energi yang dipancarkan oleh supernova amatlah besar. Bahkan pancaran energi yang dipancarkan saat supernova terjadi dalam beberapa detik saja dapat menyamai pancaran energi sebuah bintang dalam kurun waktu jutaan hingga miliaran tahun. Pancaran energi supernova dapat dihitung berdasarkan sifat-sifat pancaran radiasinya.
Supernova biasa terjadi dikarenakan habisnya usia suatu bintang. Saat bahan-bahan nuklir pada inti bintang telah habis, maka tidak akan dapat terjadi reaksi fusi nuklir yang merupakan penyokong hidup suatu bintang. Dan bila sudah tidak dapat dilakukan fusi nuklir ini, maka bintang akan mati dan melakukan supernova.

Jenis - jenis Supernova :
Berdasarkan pada garis spektrum pada supernova, maka didapatkan beberapa jenis supernova :
* Supernova Tipe Ia
Pada supernova ini, tidak ditemukan adanya garis spektrum Hidrogen saat pengamatan.
* Supernova Tipe Ib/c
Pada supernova ini, tidak ditemukan adanya garis spektrum Hidrogen ataupun Helium saat pengamatan.
* Supernova Tipe II
Pada supernova ini, ditemukan adanya garis spektrum Hidrogen saat pengamatan.
* Hipernova
Supernova tipe ini melepaskan energi yang amat besar saat meledak. Energi ini jauh lebih besar dibandingkan energi saat supernova tipe yang lain terjadi.
Berdasarkan pada sumber energi supernova, maka didapatkan jenis supernova sebagai berikut.
* Supernova Termonuklir (Thermonuclear Supernovae)
o Berasal dari bintang yang memiliki massa kecil
o Berasal dari bintang yang telah berevolusi lanjut
o Bintang yang meledak merupakan anggota dari sistem bintang ganda.
o Ledakan menghancurkan bintang tanpa sisa
o Energi ledakan berasal dari pembakaran Karbon (C) dan Oksigen (O)
* Supernova Runtuh-inti (Core-collapse Supernovae)
o Berasal dari bintang yang memiliki massa besar
o Berasal dari bintang yang memiliki selubung bintang yang besar dan masih membakar Hidrogen di dalamnya.
o Bintang yang meledak merupakan bintang tunggal (seperti Supernova Tipe II), dan bintang ganda (seperti supernova Tipe Ib/c)
o Ledakan bintang menghasilkan objek mampat berupa bintang neutron ataupun lubang hitam (black hole).
o Energi ledakan berasal dari tekanan
Tahapan terjadinya Supernova
Suatu bintang yang telah habis masa hidupnya, biasanya akan melakukan supernova. Urutan kejadian terjadinya supernova adalah sebagai berikut.
* Pembengkakan
Bintang membengkak karena mengirimkan inti Helium di dalamnya ke permukaan. Sehingga bintang akan menjadi sebuah bintang raksasa yang amat besar, dan berwarna merah. Di bagian dalamnya, inti bintang akan semakin meyusut. Dikarenakan penyusutan ini, maka bintang semakin panas dan padat.
* Inti Besi
Saat semua bagian inti bintang telah hilang, dan yang tertinggal di dalam hanyalah unsur besi, maka kurang dari satu detik kemudian suatu bintang memasuki tahap akhir dari kehancurannya. Ini dikarenakan struktur nuklir besi tidak memungkinkan atom-atom dalam bintang untuk melakukan reaksi fusi untuk menjadi elemen yang lebih berat.
* Peledakan
Pada tahap ini, suhu pada inti bintang semakin bertambah hingga mencapai 100 miliar derajat celcius. Kemudian energi dari inti ini ditransfer menyelimuti bintang yang kemudian meledak dan menyebarkan gelombang kejut. Saat gelombang ini menerpa material pada lapisan luar bintang, maka material tersebut menjadi panas. Pada suhu tertentu, material ini berfusi dan menjadi elemen-elemen baru dan isotop-isotop radioaktif.
* Pelontaran
Gelombang kejut akan melontarkan material-material bintang ke ruang angkasa.
Dampak dari Supernova
Supernova memiliki dampak bagi kehidupan di luar bintang tersebut, di antaranya:
* Menghasilkan Logam
Pada inti bintang, terjadi reaksi fusi nuklir. Pada reaksi ini dilahirkan unsur-unsur yang lebih berat dari Hidrogen dan Helium. Saat supernova terjadi, unsur-unsur ini dilontarkan keluar bintang dan memperkaya awan antar bintang di sekitarnya dengan unsur-unsur berat.
* Menciptakan Kehidupan di Alam Semesta
Supernova melontarkan unsur-unsur tertentu ke ruang angkasa. Unsur-unsur ini kemudian berpindah ke bagian-bagian lain yang jauh dari bintang yang meledak tersebut. Diasumsikan bahwa unsur atau materi tersebut kemudian bergabung membentuk suatu bintang baru atau bahkan planet di alam semesta.
Peristiwa Supernova yang teramati
Ada satu bintang yang melakukan supernova di ruang angkasa tiap satu detik kehidupan di bumi. Hanya saja, untuk menemukan bintang yang akan melakukan supernova tersebut amatlah sulit. Banyak faktor yang memengaruhi dalam pengamatan supernova. Walaupun begitu, ada beberapa peristiwa supernova yang telah teramati oleh manusia, di antaranya:
* Supernova 1994D
Dahulu kala, sebuah bintang meledak di tempat yang amat jauh dari bumi. Ledakan itu tampak seperti sebuah titik terang. Ini terjadi di bagian luar dari galaksi NGC 4526, dan dinamakan Supernova 1994D. Sinar yang dipancarkannya selama beberapa minggu setelah ledakan tersebut menunjukkan bahwa supernova tersebut merupakan Supernova Tipe Ia.
Senin, 04 Januari 2010
Pemanfaatan Katalisator untuk Mengurangi Polusi Udara Pada Knalpot Kendaraan
Berbagai cara telah dilakukan untuk mencegah polusi yang terjadi, tetapi belum ada cara yang terbaik. Salah satu cara untuk menghilangkan polusi timbal (Pb) dilakukan dengan mengganti bensi tanpa timbal (Pb).
Salah satu penelitian yang dilakukan mengoksidasikan agar terjadi reaksi antara gas CO dan hidrokarbon dengan gas NO. reaksi tersebut hanya dapat berlangsung pada suhu yang sangat tinggi, tetapi pada suhu yang sangat tinggi mesin tidak berjalan efektif. Oleh karena itu diperlukan katalisator yang dapat mempercepat reaksi tersebut pada suhu rendah.
Dari hasil penelitian telah ditemukan suatu katalisator yang terbuat dari campuran logam platina dan rhodium (Pt - Rh). Katalisator tersebut dipasang pada knalpot kendaraan dan dibrntuk seperti sisir. Dari hasil penelitian ternyata katalisator tersebut mampu bekerja baik pada suhu 400°C dan dapat bertahan sampai 50.000 mil (80.000 km).
Kemampuan Serangga Menghasilkan Bom Termokimia
Serangga Brachinus mempunyai sepasang kelenjar dibagian perut. Kelenjar tersebut merupakan kantung yang mengandung enzim yang dapat memproduksi senyawa kimia. Kelenjar yang satu menghasilkan larutan hidroquinon (C6H4(OH)2) dan yang lain menghasilkan hydrogen peroksida (H2O2). Sebelum kedua zat tersebut disemprotkan, secara otomatis terjadi pelapasan secara bergantian dari kedua senyawa tersebut sehingga terjadi reaksi eksoterm (menghasilkan kalor).
C6H4(OH)2 (aq) + H2O2(aq) C6H4O2(aq) + H2O(l) ∆H1 = -204 Kj mol-1
Hidroquinon quinon
Harga entalpi dari reaksi tersebut diperkirakan berasal dari reaksi tersebut:
C6H4(OH)2 (aq) C6H4O2(aq) + H2O(g) ∆H2 = 177 Kj mol-1
H2O2(aq) H2O(l) + O2(g) ∆H3 = -94,6 Kj mol-1
H2(g) + O2(g) H2O(l) ∆H4 = -286 Kj mol-1
Dengan Hukum Hess, maka ∆H1 = ∆H2 + ∆H3 + ∆H4
= [177 + (-94,6) + (-286)] Kj mol-1
= -204 Kj mol-1
Campuran dalam jumlah yang banyak dari hidroquinon dan peroksida ini akan menghasilkan kalor yang cukup untuk mendidihkan campuran tersebut. Dengan menekan secara bergantian dari kelenjar yang ada pada perutnya, akan dapat disemprotkan panas yang menyababkan predator merasa kesakitan. Selain itu, efek panas yang ditimbulkan dari hidroquinon ini dapat berakibat melepuhnya tubuh predator. Sekali melakukan serangan, perut serangga tersebut dapat menyemprotkan hidroquinon dan perksida secara bergantian sampai 20 hingga 30 kali secara cepat.
Kamis, 31 Desember 2009
Kanker Serviks
Permasalahan penyakit kanker serviks ini adalah penyakit nomor 1 yang menyerang para wanita di Indonesia, bahkan di Mancanegara. Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan penyebab kematian akibat kanker yang terbesar bagi wanita di negara-negara berkembang. Secara global terdapat 600.000 kasus baru dan 300.000 kematian setiap tahunnya, yang hampir 80% terjadi di negara berkembang. Fakta-fakta tersebut membuat kanker leher rahim menempati posisi kedua kanker terbanyak pada perempuan di dunia, dan menempati urutan pertama di negara berkembang. Saat ini, kanker leher rahim menjadi kanker terbanyak pada wanita Indonesia yaitu sekitar 34% dari seluruh kanker pada perempuan dan sekarang 48 juta perempuan Indonesia dalam risiko mendapat kanker leher rahim. Di dunia, setiap2 menit,seorang wanita meninggal akibat Kanker Serviks, di indonesia setiap 1 jam. Menurut survei yang melibatkan 5.423 wanita Asia dan dilakukan pada 9 negara, termasuk Indonesia, terbukti hanya 2 persen wanita yang mengetahui bahwa infeksi HPV merupakan penyebab kanker serviks.
Kanker serviks adalah kanker yang disebabkan oleh virus yaitu Human Papilloma Virus (HPV), penyakit ini menyerang bagian daerah leher rahim bagian bawah yang membuka kearah liang vagina. Berawal dari leher rahim, apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh.
Stadium
International of Gynecology and Obstetrics (FIGO) staging system digunakan untuk evaluasi dan diagnosis dari kanker leher rahim berdasarkan gejala yang terjadi.
Stadium berdasarkan FIGO :
Stadium I. Kanker leher rahim hanya terdapat pada daerah leher rahim (serviks)
• Stadium IA. Kanker invasive didiagnosis melalui mikroskopik (menggunakan mikroskop), dengan penyebaran sel tumor mencapai lapisan stroma tidak lebih dari kedalaman 5 mm dan lebar 7 mm
o Stadium IA1. Invasi lapisan stroma sedalam 3 mm atau kurang dengan lebar 7 mm atau kurang
o Stadim IA2. Invasi stroma antara 3- 5 mm dalamnya dan dengan lebar 7 mm atau kurang
• Stadium IB. tumor yang terlihat hanya terdapat pada leher rahim atau dengan pemeriksaan mikroskop lebih dalam dari 5 mm dengan lebar 7 mm
o Stadium IB1. Tumor yang terlihat sepanjang 4 cm atau kurang
o Stadium IB2. Tumor yang terlihat lebih panjang dari 4 cm
Stadium II. Kanker meluas keluar dari leher rahim namun tidak mencapai dinding panggul. Penyebaran melibatkan vagina 2/3 bagian atas.
• Stadium IIA. Kanker tidak melibatkan jaringan penyambung (parametrium) sekitar rahim, namun melibatkan 2/3 bagian atas vagina
• Stadium IIB. Kanker melibatkan parametrium namun tidak melibatkan dinding samping panggul
Stadium III. Kanker meluas sampai ke dinding samping panggul dan melibatkan 1/3 vagina bagian bawah. Stadium III mencakup kanker yang menghambat proses berkemih sehingga menyebabkan timbunan air seni di ginjal dan berakibat gangguan ginjal
• Stadium IIIA. Kanker melibatkan 1/3 bagian bawah vagina namun tidak meluas sampai dinding panggul
• Stadium IIIB. Kanker meluas sampai dinding samping vagina yang menyebabkan gangguan berkemih sehingga berakibat gangguan ginjal
Stadium IV. Tumor menyebar sampai ke kandung kemih atau rectum, atau meluas melampaui panggul
• Stadium IVA. Kanker menyebar ke kandung kemih atau rectum
• Stadium IVB. Kanker menyebar ke organ yang jauh
Adapun cara-cara yang lain untuk pengobatan
1. Pemanasan, diathermy atau dengan sinar laser.
2. Cone biopsi, yaitu dengan cara mengambil sedikit dari sel-sel leher rahim, termasuk sel yang mengalami perubahan. Tindakan ini memungkinkan pemeriksaan yang lebih teliti untuk memastikan adanya sel-sel yang mengalami perubahan. Pemeriksaan ini dapat dilakukan oleh ahli kandungan.
Jika perjalanan penyakit telah sampai pada tahap pre-kanker dan kanker leher rahim telah dapat diidentifikasi, Maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk penyembuhannya, antara lain ;
1. Operasi, yaitu dengan mengambil daerah yang terserang kanker, biasanya uterus beserta leher rahimnya.
2. Radioterapi yaitu dengan menggunakan sinar X berkekuatan tinggi yang dapat dilakukan secara internal maupun eksternal.
Adapun cara pencegahannya lainnya
Ini merupakan berita yang sangat menarik, bahwa penyakit kanker leher rahim (kanker serviks) dapat dicegah. Yaitu dengan cara vaksinasi yang diberikan pada remaja putri dan perempuan dewasa. Vaksin ini diresmikan hak ciptanya pada tahun 2006, pengembangnya adalah sebuah perusahaan obat terbesar dunia yang berada di Amerika Serikat (Merck & Co., Inc.). Vaksin ini diberi nama "Gardasil". Vaksin tersebut, menurut WHO, juga efektif mencegah infeksi HPV tipe 6 dan 11 yang menyebabkan hampir 90% dari semua jenis kanker leher rahim. Pengenalan vaksin pencegah kanker serviks dan upaya untuk mendekatkan akses vaksin bagi masyarakat di diseluruh wilayah Indonesia diharapkan dapat menurunkan prevalensi kanker leher rahim serta meminimalkan fatalitas akibat serangan kanker tersebut.
gambar :
kanker serviks 1
pap smear
kanker serviks 2
Sabtu, 07 November 2009
DNA

Genes
Genes are sections of DNA. A single gene consist of a length of DNA that codes for one specific protein. This is sometimes referred to as one gene – one protein – one job.
What is DNA?
DNA is often referred to as a polynucleotide. This is because it is made up from single unit called nucleotides.
a nucleotide is made up from one of four bases, attached to a pentose sugar (it has 5 carbon atoms), and a phosphate. There are four different bases:
1. Adenine [A]
2. Thymine [T]
3. Cytosine [C]
4. Guanine [G]
These four bases are the four letters of the genetic alphabet. The nucleotides are joined together in pairs. The base of each pair is joined by a hydrogen bond.
What does DNA do?
DNA has two different jobs:
1. It provides the code for all the instructions needed to make a living organism.
The code consists of a language using only 4 letters. Using only combinations of 4 letters (bases), the code has to be very long. A single instruction to make a protein may have several thousand letters. Each human being has enough DNA to stretch to the moon. Because DNA is double stranded, only one strand is the actual code. It is called the sense strand
2. It has to copy itself (replication) so that at cell division all new cells have a copy of the complete set of instructions.
Every time a cell divides, each new cell must receive a copy of the DNA. This means that during lifetime DNA gets copied thousands of times. Whenever errors occur in the structure of the, they are copied when the DNA is replicated. These errors are called mutations.
How does DNA replicated?
For a long time, scientists were not sure how DNA replicated. Did it make a complete copy of itself, in one go? –the conservative method. or did it make a copy of just one single strand each time the cell divided? – The semi-conservative method. Eventually they discovered it was the semi-conservative method
Gene Technology
Many modern genetic processes require large amounts of DNA. The polymerase chain reaction is a method of producing large amounts of DNA from a single DNA molecule. For example, s scene of crime investigation may find only small quantities of DNA. The procedure can be used to provide larger quantities to carry out genetic fingerprinting tests.
1. DNA is heated to 95°C for 30 seconds. This causes the two strands to separate by breaking the hydrogen bonds between the bases.
The DNA is mixed with:
a. a solution containing all for bases, A, T, C, and G.
b. the enzymes DNA polymerase
c. short lengths of RNA called primers – these bind with the single strand and act as a trigger to start the copying process.
2. DNA rapidly cooled to 37°C for 30 seconds. This causes primers to bind to complementary strands of DNA.
3. DNA heated to 72°C for 2 minutes. This is the optimum temperature for DNA polymerase. New strands of DNA are made.
4. The cycle is repeated. Each cycle doubles the number of DNA molecules that can be used as templates for the next cycle.
Copying Genes
The process is now fully automates using a PCR machine. After only 25 cycle, more than 1 million copies of DNA can be produced from a single strand of DNA.
PCR can be used to provide DNA for electrophoresis and for determining the sequence of the bases in DNA.
The Human Genome Project has now deciphered the whole the human genome.
Genetic Engineering
All living organisms on the planet use DNA as a code to produce life. Unlike human languages used for communication, there is only one language in DNA and all living organisms use it. This means that any other organism will decode any DNA taken from one organism. A tortoise will understand the DNA from a rose and vice versa.
There does not seem to be much point in putting tortoise DNA into a rose. In some cases, however, putting DNA from one organism into another can be very useful.
The Insulin Story
Some people cannot make their own insulin, the hormone that controls levels of sugar in the blood. The condition is known as diabetes.
Many diabetics can survive only by having daily injections of the insulin. The insulin used to be obtained from animals. This was very expensive and some people became allergic to animal insulin. If they couldn’t use the insulin, they would die. Genetic engineering enables scientists to produce large quantities of human insulin very cheaply.
1. Normal human DNA is extracted, containing the gene for making insulin.
2. The insulin gene is cut out using an enzyme called a restriction enzyme.
3. The same restriction is used to cut open the DNA in a bacterial plasmid – a small ring of DNA in addition to the normal DNA strand found in bacteria.
4. The human insulin gene is inserted into the plasmid. The ends of DNA are rejoined using an enzyme called a ligase.
5. The bacteria are then allowed to multiply by growing and dividing in fermented. Millions of copies of the bacteria are made, all containing the human insulin gene.
6. The gene then starts to produce human insulin, which can be harvested.
Genetic Markers
Scientist sometimes wants to know which bacteria have been successful in taking up the gene. One way they can do this is to use genetic marker. Some plasmids contain a gene that makes the bacteria resistant to particular antibiotics. These genes can be used as genetic markers.
1. This plasmid has two antibiotic resistance genes, one for tetracycline and one for ampicillin. The insulin gene can be inserted in the middle of the ampicillin gene.
2. The bacteria are then grown on a culture medium in a Petri dish. The bacteria grow to form colonies, which are visible to the naked eye. Colonies that contain the insulin gene are colored red but in reality, the scientist would not know which colonies contained the insulin gene.
3. A piece of filter paper can be placed on top of the first Petri dish and then transferred to a second dish, producing an exact copy of the position of each culture. This time, however, the nutrient agar contains the antibiotic tetracycline. It destroys all those bacteria not resistant to tetracycline. All the insulin-containing bacteria will survive.
4. The same process is repeated onto another Petri dish. This is called replica plating. This time the agar contains the antibiotic ampicillin. This will kill all those bacteria that do contain the insulin gene. By comparing plates 2 and 3, the scientist can determine which bacterial colonies contain the human insulin gene.
Large-scale culturing
The bacteria that have been identified as containing the insulin gene can then be cultured in a fermentation vessel on a large-scale to produce marketable quantities of the human hormone, insulin.
Many other products, such as antibiotics, hormones and enzymes, can also be made using this process. Even food such as single-cell protein (SCP) can be made as a cattle food. Conditions such as temperature, pH and aeration need to be kept constant. The culture may be run continuously, with the product being harvested and new nutrient being fed into the mixture.
Gene therapy
Genetic disease
Cystic fibrosis is a genetic disease. It is caused by a mutation of base 1627 in the cystic fibrosis gene. The mutation results in a missing amino acid from a protein called the CFTR protein.
Normal CFTR protein
CFTR protein is found in cell membranes. its job is to transport chloride ions out of the cell, trough the cell membrane.
Faulty CFTR protein
When the protein is faulty, it can no longer transport chloride ions out of the cell. This cause water to enter the cell from outside the membrane by osmosis. The mucus on the outside of the membrane loses water and thickens. The thick mucus cause breathing problems and infections. it also blocks the ducts of the digestive glands and reproductive ducts, causing sterility
The solution
A cold virus is a microorganism that works by injecting its DNA into the cells of our respiratory tract. The virus DNA instructs our own DNA to stop working and to make more copies of the virus instead. We actually end up making the viruses that are going to make us ill. Scientist can use viruses to get useful DNA into cells. The virus that does this is called a vector. First, the viral DNA is destroyed and the new CFTR gene inserted into the virus. The method used is the same on that is used on bacterial plasmids.
Another solution
Another way that the new gene can be placed into the cells is is to wrap the gene inside lipid molecules. Because the plasma membrane is a phospholipids sandwich, lipid molecules can pass easily across the membrane. The new gene can be carried across the membrane by the lipid molecules.
How gene therapy can help treat cystic fibrosis
Cystic fibrosis is a hard disease to treat. Every single cell of the person’s body carries the faulty genes. It is impossible to repair the DNA of every single cell. However, the faulty gene more adversely affects some cells than others do. If the epithelial cells lining the breathing tubes could be repaired, the quality of life would be significantly improved. This type of treatment is called gene therapy. The problem, however, is how to get the new DNA into the cells of the respiratory tract. One method that is being trialed is to use an aerosol containing viral vectors.
Genetically modified animals
Organisms that contain genes from different organisms are called transgenic. Some transgenic sheep have been produced that contain the human gene for making alpha-1 antitrypsin. This enzyme helps to protect the lungs of the human from damage during an infection. It is very useful to be able to give this enzyme to patients who suffer from cystic fibrosis or other lung diseases such as emphysema.
How the sheep were genetically modified
The only way to produce transgenic animals is to insert the new gene into the cell that forms the zygote. When the zygote divides, the new gene is copied into every single cells of the organism. The picture shows a micro-needle about to inject new DNA into the zygote of a sheep. The zygote is being held on the end of a micropipette.
The ethical issues of genetic engineering
Candidates are expected to be able to discuss the ethical and moral issues involved in genetic engineering. Here are some of the questions that arise.
If we can save lives by curing diseases such as cystic fibrosis, should we not use the knowledge?
Is it right to change the DNA of crops such as wheat just to make them resistant to particular kind of weed killer?
Rice does not contain vitamin E. people who eat mainly rice can go blind because of a lack of the vitamin. A strain of GM rice now exists that contains the vitamin A gene from a carrot people who eat the rice no longer go blind. Should scientists be allowed to do this?
Big companies are getting the patents to any gene that they discover. Other scientists will have to pay if they wish to use this gene. Is it right that someone should be able to patent our DNA or should the knowledge belong in the public domain?

